Mendag Atur Harga Maksimal Daging, Minyak Goreng dan Gula di Toko Ritel

Penandatangan MOU dengan Mentri Perdagangan

Jakarta, 4 April 2017 - Kementerian Perdagangan menetapkan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) komoditas gula, minyak goreng, dan daging guna menjaga stabilitas harga ketiga bahan pokok tersebut. Untuk memastikan pelaksanaan kebijakan tersebut, Kemendag juga memfasilitasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dengan distributor gula, minyak goreng, dan daging yang ditandatangani hari ini, Selasa (4/4) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.


"Kementerian Perdagangan menetapkan kebijakan HET untuk komoditas gula sebesar Rp12.500/kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000/liter, dan daging beku dengan harga maksimal Rp80.000/kg. Masyarakat dapat memperoleh komoditas pangan tersebut di ritel modern mulai 10 April 2017. Untuk memastikan terlaksananya kebijakan ini, Kemendag turut memfasilitasi penandatanganan MoU antara Aprindo dengan distributor gula, minyak goreng, dan daging," jelas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.


"Toko retail modern mereka price leader. Price leader ini yang kita kendalikan. Mereka tidak boleh menjual harga di atas harga yang ditetapkan. Seperti halnya gula dan sebagainya," kata Enggar di kantor Kemendag, Jakarta, Senin (3/4/2017).


"3 bahan pokok itu dulu. Minyak (goreng), minyak yang sederhana. Kalau (merek) besar, itu terserah. Gula semua (merk). Daging untuk India yang kerbau," tandas Enggar.


Khususnya untuk daging, dengan adanya impor daging kerbau dari India ini diharapkan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat agar dapat mengonsumsi sumber protein hewani yang berasal dari daging.



Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Instagram - Black Circle
  • Facebook Basic Square